Balita Penghafal Al Qur’an

Balita Penghafal Al Qur’an

April 5, 2018 1 By novi

Anak sangat mudah menerima berbagai informasi. Ini adalah momen keemasan untuk mengasah dan memaksimalkan kemampuan anak. Pendidikan agama adalah salah satu aspek penting untuk dasar anak. Menanamkan nilai agama bisa diawali dengan cara paling mudah yaitu memperkenalkan kitab suci. Salah satunya dengan menhafal Al Qur’an. Berikut balita sudah berhasil menghafal Al Qur’an 30 juz :

1. Tabarak Labudi (4,5 tahun)

Anak asal Saudi Arabia ini telah hafal Qur’an dalam usia yang sangat belia. Keluarganya mengetahui kemampuan luar biasa Tabarak sebagai penghafal Alquran sejak ia masih berusia dua setengah tahun.

Tabarak diketahui memiliki kemampuan yaitu kemudahan dalam menghafal, sehingga kedua orang Tabarak akhirnya mengarahkan sang anak untuk menghafal Alquran dimulai dari surat an-Naas hingga surat an-Naba.

Dan atas izin Allah SWT, dalam waktu empat bulan Tabarak berhasil menghafal jus 30 secara sempurna. Menyadari hal tersebut, kedua orang tua Tabarak pun sepakat untuk memasukkan anaknya ke sebuah Lembaga Penghafal Alquran di Jeddah. Sekitar 1,5 tahun setelahnya, Tabarak pun diketahui berhasil menyelesaikan hafalan Alqurannya hingga 30 juz tepat ketika usianya 4,5 tahun.

2. Farih Abdurrahman (3 tahun)

Mata yang berbinar, senyumnya yang polos, dan wajahnya yang bersih membuat siapapun yang melihat sosok Farih pasti akan gemas. Ya, baru berusia 3 tahun namun mampu menghafalkan ayat-ayat Alquran. Menurut pendapat para qari, suara bacaannya meskipun dengan lisan yang sedikit cadel, tajwid yang dibacakannya terdengar sangat bagus.

Anugrah ini pertama kali diketahui oleh sang Ibunda yang menyadari bahwa Farih cepat dalam hal menghafal. Karena kemampuannya tersebut, Farih kerap diminta tampil untuk membacakan ayat-ayat Alquran yang dihafalnya atau sekadar membacakan doa panjang Khatmul Quran.

3. Rukkayatu Fatahu Umar (3 tahun)

Nigeria juga tak mau kalah dengan negara lain yang memiliki anak penghafal Alquran. Ya, dia adalah Rukkayatu Fatahu Umar yang telah menghafal seluruh isi Alquran di usia tiga tahun delapan bulan. Diketahui, Rukkayatu sangat gembira karena dapat menghafal Alquran dan bahkan berharap anak-anak di seluruh dunia bisa sepertinya.

Manfaat menghafal Al Qur’an :

1. Seperti Para Nabi

”Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya.” (HR Hakim)

2. Sebaik-Baik Muslim

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari dan Muslim)

Orang-orang yang menghapal Al-Quran jika ia mempelajari dan mengajarkannya kepada orang-orang yang lain, akan menjadikan dia sebaik-baik dari Muslim. Tentu kita juga ingin menjadikan diri kita sebagai orang yang benar-benar muslim sejati.

3. Diutamakan oleh Rasulullah

“Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, “Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Qur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)

4. Dipilih Menjadi Imam

”Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya.” (HR. Muslim)

Hadist di atas menunjukkan bahwa mereka yang banyak hafalannya akan diutamakan untuk dipilih menjadi imam dalam shalat. Begitupun jika imam disini adalah konteks dalam imam masyarakat.

5. Termasuk Keluarga Pilihan Allah

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)

Mereka yang menjalankan perintah Allah adalah termasuk dalam keluarga pilihan Allah. Untuk itu, menjadikan keluarga penghapal dan pencinta Al-Quran adalah suatu keutamaan.

6. Diberi Syafaat Kelak di Akhirat

“Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah olehmu Al Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).” (HR. Muslim)

Mereka yang menghapal Al-Quran juga termasuk ke dalam orang-orang yang diberi syafaat kelak. Semua ini karena mereka benar-benar menjaga bacaan Al-Quran dan menerapkan apa yang Rasulullah perintahkan.

7.  Diangkat Kedudukannya

“Dari Abdillah bin Amr bin ‘Ash dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Akan dikatakan kepada shahib Al Qur’an, “Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau dulu mentartilkan Al Qur’an di dunia, sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.” (HR. Abu Daud dan Turmudzi)

Kedudukan orang-orang yang menghapal Al-Quran kelak akan diangkat tinggi, karena mereka telah menjadikan Al-Quran sebagai pegangan dan petunjuk hidupnya. Tentu menghapal dalam rangka menjadikan Al-Quran sebagai bagian dari hidup di dunia.

8. Bersama Malaikat dan Taat

“Dan perumpamaan orang yang membaca Al Qur’an sedangkan ia hafal ayat-ayatnya bersama para malaikat yang mulia dan taat.” (Muttafaqun Alaih)

Dalam hadist ini disampaikan bahwa mereka yang benar-benar membaca Al-Quran adalah mereka yang bersama malaikat dimana mereka adalah orang-orang taat dan mulia.

Sumber : Okezone, Dalamislam