Bolehkah Berhias ?

Bolehkah Berhias ?

July 3, 2018 0 By novi

Bolehkah Berhias ? –  Berhiasa identik dengan wanita. Siapa yang gak suka terlihat cantik?

Tapi tahukah teman-teman, dalam islam ada anjuran untuk berhias namun tidak boleh berlebihan.

Artinya: “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar debu.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain“. (HR. Muslim).

Allah SWT menyukai keindahan. tapi coba baca dibawah ini ya

Sesungguhnya Allah ta‘ala berfirman :

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah setiap (memasuki) masjid. Makan dan minumlah, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS. Al-A‘raaf, 7: 31).

Jadi Allah menyukai keindahan. Boleh berhias, tapi tidak boleh berlebihan. Apa lagi niatnya buat menarik perhatian lawan jenis. Kalau untuk suaminya mah boleh banget tuh. Malah jadi ladang pahala. Jadi kalau ada yang tanya, bolehkah berhias dalam islam?

Boleh asalkan sesuai dengan syariat islam.  Bagaimana caranya :

Tidak merubah ciptaan Allah

Seperti mencukur atau mencabut bulu alis, mengikir gigi, operasi agar wajah tirus, hidung mancung dan lain sebagainya. Memakai celak diperbolehkan tetapi tidak harus merubah apa yang sudah Allah berikan.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Allah melaknat wanita yang mentato dan meminta ditato, yang mencabut bulu alis dan meminta dicabut, yang merenggangkan gigi dan memperindahnya, serta wanita-wanita yang mengubah ciptaan Allah“.

Tidak memperlihatkan lekuk dan bentuk tubuh

Berhias dengan balutan taqwa, tidak memperlihatkan lekuk tubuh, tidak berpakaian tipis, terawang, ketat dan seksi kecuali dihadapan suami.

Baca Juga : Inilah Ancaman Orang Yang Menunda Shalat

Tidak sengaja untuk menarik perhatian lawan jenis

Meskipun syar’i dan berdandan dengan semestinya, namun sengaja untuk menggoda atau menarik perhatian lawan jenisnya, maka hukumnya haram. Jadi, berhiaslah karena menjaga kebersihan, menyejukkan, agar tidak kusam, keindahan dan bukan untuk mencari-cari pujian banyak orang.

Tidak berdandan menyerupai pria

Wanita muslimah dilarang menggunakan dandanan yang menyerupai kaum pria. Seperti mencukur rambut seperti pria, berpakaian seperti pria, bergaya yang mengikuti gaya pria dan lain sebagainya. Selama dandanannya tidak menyerupai pria, maka diperbolehkan dengan syarat lainnya.

Baca Juga : Ternyata Inilah Alasan Kenapa Seorang Mayit Memilih Bersedekah Jika Bisa Kembali Hidup Ke Dunia

Untuk menyenangkan hati suami

Berhias sangat dianjurkan untuk menyenangkan hati suami, namun tidak untuk diperlihatkan kepada orang lain. Boleh terlihat oleh orang lain asalkan pantas, sopan dan tidak menimbulkan fitnah.

Alat-alat yang digunakan untuk berhias bebas dari barang-barang najis

Alat yang digunakan untuk berdandan sebaiknya diperhatikan, jangan sampai alat yang digunakan dapat menghalangi air untuk mensucikan tubuh atau kulit. Seperti menggunakan pelembab atau parfum yang banyak kandungan alkoholnya, atau barang yang digunakan terdapat komposisi barang-barang najis.

Seperti hal lainnya yakni kutek, kebanyakan kutek yang dijual dipasaran jika digunakan maka air wudhu tidak meresap pada bagian kuku sehingga tidak sah sholat kita. Maka berhati-hatilah dalam memilih peralatan kosmetik atau alat berhias lainnya, pastikan keamanan dan kehalalannya jangan sampai merugikan dan banyak mudharatnya.

Tidak mengikuti dandanan wanita kafir

Miris sekali ketika melihat kalangan remaja muslimah yang masih mengidolakan wanita-wanita kafir yang kemudian mengikuti khas atau gayanya baik dalam berbusana maupun berhias dan berprilaku. Muslimah yang cerdas tentu tidak akan mengikuti atau menyerupai mode wanita kafir. Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka“. (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Nah, sekarang kita sudah tahukan sahabat muslimah tentang dandanan seperti apa yang diperbolehkan dalam ajaran kita? Yang pasti harus berbusana rapi, syar’i, tidak ketat, tidak seksi, apalagi sampai terbuka auratnya. Berdandan dengan hijab namun sebagaian leher atau dada terlihat, itupun terlarang. Hati-hati juga dengan pemilihan kosmetik, pastikan kehalalan dan keamanannya, tidak berlebihan dalam menggunakan perhiasan agar tidak tabarruj dan jangan sampai merubah ciptaan Allah.

Tidak berlebihan dalam berdandan atau berhias

Apapun yang berlebihan itu dilarang dalam Islam, seperti makan berlebihan, berbicara berlebihan, belanja berlebihan, cinta kepada manusia secara berlebihan dan lain sebagainya. Karena sesuatu yang berlebihan itu sama saja pemborosan, sedangkan sifat boros itu seperti saudaranya syetan sebagaimana dalam firman Allah:

al isra 27

Artinya: “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan“. (QS. Al-Isra’: 27)

Semoga artikel bolehkan berhias ? ini bisa bermanfaat untuk kalian

Sumber : catatan muslimah