Jangan Ketuk Pintu Langit, Tapi Gedor Yang Kuat

Jangan Ketuk Pintu Langit, Tapi Gedor Yang Kuat

September 3, 2018 0 By maya

“Jangan diketuk, tapi digedor”, kata guru bisnis saya.

Rezeki kita ada di langit, bahkan segala yg dijanjikan berasal dari langit.

Silakan buka Al-Qur’an surat Angin Yang Menerbangkan (Adz-Dzariyat: 22)

(وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ)

“Dan di langit terdapat rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu.”

Rezeki turun dari atas kira-kira turunnya netes atau deras?

Kalau netes kecil-kecil itu karena kita mengetuknya. Tapi coba gedor yg kuat. InsyaAllah turun dg deras. Bagaimana cara menggedor langit?

Ada banyak jalan menggedor langit. Mau pilih jalan mana?

(وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ)
[Surat Adz-Dzariyat 7]

“Demi langit yang mempunyai jalan-jalan”

Cara biasa ketuk pintu langit caranya adalah dgn berdoa. Tapi klo mau gedor pintu langit caranya dgn amalkan amalan unggulan.

Simak lanjutan ayat-ayat Adz-Dzariyat ini (17-21):
1. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;
2. Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).
3. Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta.
4. Dan di bumi terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang yakin,
5. Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?

Contoh amalan unggulan
Ayat 17 -> Solat Tahajud
Ayat 18 -> Perbanyak Istighfar
Ayat 19 -> Sedekah
Ayat 20 -> Menangkap potensi lingkungan.
Ayat 21 -> Memaksimalkan potensi diri.

Apa yg dilakukan Bilal sehingga sandalnya sudah sampai surga duluan?

Ketika Mi’raj ke langit Rasulullah saw heran kenapa ada sandal Bilal di surga? Pas dikonfirmasi, dijawab Bilal rajin jaga wudhu. Kalau batal, wudhu lagi. Batal, ambil wudhu lagi. Dan tiap selesai wudhu Bilal sholat dua rakaat.

Amalan unggulan ini sifatnya sederhana tapi rutin. Bukan sekali atau sesekali diamalkan.

Kalau tahajud, terus lakuin tiap malam.
Kalau sedekah, terus lakuin tiap hari berbagi. Entah kecil atau besar. Tapi tiap hari.
Kalau sholat dhuha, terus lakuin tiap pagi.

Nah, gimana kalau sudah gedor Langit?

Siap-siap tampung rezeki yg akan turun deras!!

Bagaimana caranya?

Adz-dzariyat 20-21: belajar meningkatkan kapasitas diri.

Kapasitas diri ini ibarat daya tampung. Jangan pernah bilang Allah pelit. Allah kalau nurunin hujan, pasti berlimpah. Tapi masalahnya adalah daya tampung kita. Kalau daya tampung kita segede gelas ya akhirnya rezeki yg kita dapat segede gelas aja. Tapi kok ada orang yang daya tampungnya segede danau?
Nah itu masalah kapasitas diri. Kita harus upgrade kemampuan diri kita untuk terus meningkat. Dari daya tampung ratusan ribu rupiah jadi jutaan. Dari jutaan rupiah jadi milyaran. Dari milyaran jadi trilyunan. Belajarlah tema bisnis dan manajemen. Belajar dari lingkungan dan terus tingkatkan leadership diri kita, pesan inti dari Adz-dzariyat 20-21.

Terakhir, siapakah yang kita gedor di langit itu?

Simak dengan seksama:

“Maka demi Tuhan langit dan bumi, sungguh, apa yang dijanjikan itu pasti terjadi seperti apa yang kamu ucapkan.”
Adz-dzariyat: 23

Allah adalah Tuhan kita yg mengatur langit dan bumi. Maka hati-hati dengan proposal doa kita. Kalau minta kecil Allah kasih sedikit. Tapi kalau minta banyak dan lakukan amalan unggulan insyaAllah siap-siap menerima kejadian seperti yg kita ucapkan.

Ajukan proposal hidup yang terbaik dan GEDOR langit dengan amalan unggulan insyaAllah rezeki turun dengan melimpah..

Referensi:
Dari Rijalul Imam, Penulis buku “Quantum Bisnis King Sulaiman”