Manusia Paling Bahagia Karena Syafaat Rasulullah Pada Hari Kiamat

Manusia Paling Bahagia Karena Syafaat Rasulullah Pada Hari Kiamat

August 11, 2018 0 By maya

Manusia Paling Bahagia Karena Syafaat Rasulullah Pada Hari Kiamat – Satu di antara sekian banyak keistimewaan Rasulullah Muhammad shalallahu alaihi wa sallam adalah beliau satu-satunya nabi yang dapat memberikan syafaat bagi umat manusia, khususnya orang-orang beriman, kelak di Yaumil Akhir.

Dalam hadis yang panjang dan diriwayatkan oleh Imam Muslim disebutkan bahwa di akhirat saat manusia dibangkitkan lalu dikumpulkan di Padang Masyhar, orang-orang kebingungan dan merasakan kesusahan yang teramat dahsyat dalam menanti waktu penghisaban.

Pada saat itu mereka mendatangi para nabi meminta syafaat agar disegerakannya urusan mereka di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala.

Mereka mendatangi Nabi Adam, tetapi beliau tidak menyanggupi permintaan mereka itu lantaran malu pernah berbuat salah kepada Tuhannya. Selanjutnya, mereka pun mendatangi Nabi Nuh, Ibrahim, Musa, tetapi beliau-beliau itu pun sama menolak permintaan mereka. Satu demi satu para nabi dan rasul mereka datangi, tetapi hasilnya pun sama para nabi itu menolak lantaran saking takut dan malunya mereka kepada Allah. Bahkan, ketika mereka sampai kepada Nabi Isa sekalipun, beliau pun tak dapat menyanggupi permintaan mereka tersebut.

Dalam kondisi demikian, satu-satunya harapan mereka hanyalah kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam maka seketika beliau pun berdoa memenuhi harapan umat manusia di Padang Masyhar kala itu.

Rasulullah bersabda,

Selanjutnya, aku beranjak dan mendekat ke bawah Arsy lalu jatuh bersujud kepada Tuhanku. Allah membukakan dan memberikan ilham kepadaku sebagian dari pujian dan sanjungan kepada-Nya yang tidak pernah Dia bukakan kepada seorangpun selain aku, sebelumnya.

Dia berfirman: ‘Wahai Muhammad, bangunlah! Mintalah maka engkau pasti diberi. Mintalah syafaat maka engkau pasti diberi syafaat.’

Aku pun bangkit dan berkata:‘Wahai Tuhan, umatku,umatku.’

Selanjutnya, dikatakan kepadaku: ‘Wahai Muhammad, masukkanlah ke surga dari umatmu yang tidak perlu dihisab, melalui pintu surga sebelah kanan, sedangkan di pintu yang lain mereka harus berbagi dengan seluruh manusia.’

Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, jarak antara satu pintu surga dan pintu lain adalah seperti jarak antara Mekah dan Hijr atau jarak antara Mekah dan Bushra’.” Dalam riwayat Bukhari, “Antara Mekah dan Humair.” (HR. Muslim)

Dalam hadis yang lain, Rasulullah juga menyampaikan mengenai orang-orang yang paling bahagia mendapat syafaat beliau pada hari Kiamat.

Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa ia berkata, “Aku bertanya: ‘Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling bahagia karena syafaatmu pada hari Kiamat?’

Rasulullah menjawab: ‘Wahai Abu Hurairah, sungguh aku mengira tidak ada seorangpun yang lebih layak menanyakan hadis ini daripada engkau karena begitu rakusnya dirimu terhadap hadis.

Orang yang paling bahagia dengan syafaatku pada hari Kiamat adalah orang yang mengucapkan: ‘Lâ ilâha illa Allâh,’ dengan tulus dari dalam hatinya’.” (HR. Bukhari)

Wallahu a’lam bishawab.

Sumber: inspirasidata