Mengejutkan, Ditemukan Ketidaksesuaian Data TKA Dengan Lapangan

Mengejutkan, Ditemukan Ketidaksesuaian Data TKA Dengan Lapangan

April 28, 2018 0 By novi

Sekarang anda dan saya harus bersaing dinegara sendiri demi segenggam beras. Kalau dahulu gampang mendapat pekerjaan, dikemudian hari jangan anggap kita semudah itu.

Berdasarkan hasil investigasi Ombudsman yang dilakukan pada Juni-Desember 2017, ditemukan ketidaksesuaian data tenaga kerja asing (TKA) antara yang dimiliki Pemerintah dan temuan di lapangan.

Jika kita lihat, semakin mudah saja tenaga kerja asing masuk ke indonesia, bukankah begitu?

Ombudsman  juga menemukan sejumlah kebijakan pemerintah justru memicu banjirnya TKA baik legal maupun ilegal ke Indonesia.

Seperti diungkapkan Komisioner Ombudsman Laode Ida, TKA yang paling banyak masuk ke Indonesia berasal dari China. Mereka bekerja di proyek investasi yang dibawa negeri tirai bambu tersebut ke Indonesia.

“Ada kondisi arus TKA khususnya dari Tiongkok deras sekali tiap hari masuk ke negara ini. Sebagian besar mereka unskilled labor,” kata Laode seperti dikutip kompas (26/04).

Sosiolog Musni Umar turut mengkhawatirkan membanjirnya TKA dari RRC. “Sebagai sosiolog saya amat khawatir membanjirnya Tenaga Kerja Asing dari RRC.  Saya saksikan sendiri sewaktu pulang lebaran ke Kendari tahun lalu mayoritas penumpang Garuda adalah TKA RRC.  Menurut warga tiap hari penuh pesawat di isi TKA,” tulis Musni di akun Twitter @musniumar.

Rektor Universitas Ibnu Chaldun ini mengingatkan, dari aspek keamanan banjirnya TKA asal China sangat mengerikan. “Dari aspek tenaga kerja sejatinya investasi asing membuka lapangan kerja bagi kita.   Realitas, investasi RRC semua dibawa dari China termasuk buruh.  Dari aspek alih teknologi mustahil terjadi karena tenaga kerja kita tidak dapat tempat. Dari aspek keamanan mengerikan, siapa yang awasi mereka?” tegas @musniumar.

@musniumar  juga menambahkan: “Bangsa Indonesia dapat apa dari investasi RRC di Indonesia?”

Mengerikan ya sobat? mau jadi apa Indonesia kedepan?

Sumber : eramuslim dan sedikit penyesuaian