Mengenal Googilsme, Yang Dianggap Agama Baru Karena Maha Tahu

Mengenal Googilsme, Yang Dianggap Agama Baru Karena Maha Tahu

March 20, 2018 0 By novi

Kegersangan hati atau spiritual semakin kronis dialami manusia jaman sekarang. Banyak yang mengalami kekosongan nilai-nilai agama sehingga jiwa mereka merasa hampa, gelisah, tidak menemukan ketenangan hidup, sampai tidak pernah merasa puas dengan kehidupan.

Akhirnya,mereka mencari alternatif guna mengisi kekosongan spiritual mereka, ada yang dengan mengikuti sekte baru, bahkan ada juga yang mendirikan agama baru. Namun sayangnya, banyak agama bermunculan justru bikin kita geleng-geleng kepala, salah satunya menganggap agama googilsme.

Apa itu agama Googilsme?

Menurut para penganut ajaran Googlisme, googlisme merupakan penganut kerajaan google yang meyakini jika google merupakan perwujudan Tuhan yang nyata. Mereka menolak dengan ajaran-ajaran agama tradisional yang menganggap dewa-dewa sebagai Tuhan. Sebab menurut mereka hal tersebut tidak bisa dibuktikan secara ilmiah.

Dalam salah satu situs penganut googilsme, thechurchofgoogle, mereka menyebutkan “We believe there is much more evidence in favour of Google’s divinity than there is for the divinity of other more traditional gods,” menurut mereka, mereka mengklaim memiliki bukti yang mendukung kelihaian google daripada kelihaian Tuhan agama tradisional yang lainnya.

Masih dalam situs thechurchofgoogle, menurut mereka terdapat sembilan bukti nyata jika google merupakan sesuatu yang paling dekat dengan sifat Tuhan. Beriukt kutipannya “We have compiled a list of nine proofs which definitively prove Google is the closest thing to a “god” human beings have ever directly experienced,”

Dari literasi lain disebutkan, jika sembilan bukti yang dipegang oleh penganut googilsme berisi 10 pokok perintah antara lain, dilarang menggunakan mesin pencari lain selain google, dilarang menciptakan mesin pencari baru, penganut diwajibkan setiap hari membuka google dan belajar dengan hal-hal baru, sampai larangan melakukan plagiat dengan karya orang lain dalam google.

Disana kita bisa simpulkan bahwa intinya diminta untuk selalu menggunakan Google. Googilsme bisa dikatakan hanya sebagai pemahaman berlebihan dalam memuja teknologi. Hingga pada akhirnya mereka terlalu menuhankan teknologi dan percaya jika teknologi bisa menjadi penolong, pemberi jawaban, dan pemberi harapan.

Sebagai remaja muslim yang cerdas, kita pasti memahami bahwa google dibuat juga oleh manusia. Google hanyalah teknologi yang sekarang ini trend. Semakin maju perkembangan, semakin maju pula teknologinya.

Makanya untuk membentengi diri, kita harus semakin mendekatkan diri kepada sang pencipta yakni Allah SWT dengan beribadah sesuai tuntunan agama islam dan menjauhi segala larangaNya.

Sumber : Inovasee (dengan perubahan redaksional)